Rumah Syariah

Rumah Syariah merupakan hunian yang mengusung konsep syariah, yaitu sebuah prinsip dimana sistem pembiayaan dan transaksi kepemilikannya dilakukan dengan cara syariah yaitu cara yang diberkahi oleh Allah SWT. Yang mana umumnya Rumah Syariah itu memiliki konsep sebagai berikut:

Pertama, Tanpa Bank yaitu Developer atau pengembang tidak mengajak atau bekerja sama dengan pihak Bank dalam proses akad jual beli nya, akad terjadi hanya antara Anda si pembeli dengan Developer selaku pengembang dan penjual.

Kedua, Tanpa Sita yaitu jikalau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti pembeli tidak dapat menyanggupi pembayaran cicilan setiap bulannya padahal si pembeli sudah menempati rumah beberapa lama, maka Pengembang atau Developer akan mendorong si pembeli untuk menjual rumahnya atau akan dibantu dipasarkan kembali, dari hasil penjualan tersebut hasilnya akan dibayarkan untuk melunasi sisa hutang kepada Developer dan sisanya akan diberikan kepada si pembeli.

Ketiga, Tanpa Denda yaitu jika si Pembeli telat membayar kewajiban cicilan maka si Pembeli akan diberi peringatan sebagai pengingat komitmen pembayaran hutang atau melakukan reschedule kembali pembayaran.

Keempat, Tanpa Akad Bathil yaitu Akad antara Developer atau Pengembang dengan Pembeli adalah Akad jual beli istishna, pesan bangun, bersifat indent, jika unit properti yang dibeli belum tersedia. bisa juga dilakukan dengan akad jual beli secara kredit apabila unit yang dibeli sudah tersedia.

Posted in Uncategorized and tagged .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *